17 Tips Menjaga Keamanan Sistem Operasi Android

162 views

SteamLeaks.Net – 17 Tips Menjaga Keamanan Sistem Operasi Android, 17 Tips Menjaga Keamanan Sistem Operasi Android

17 Tips Menjaga Keamanan Sistem Operasi Android
Di masa kini yang hampir semua orang sepakat merupakan masa yang serba canggih, yang salah satu contohnya yaitu kehidupan manusia tidak bisa lepas dari yang namanya gadget atau smartphone. Dan tidak sedikit orang yang me-manage rekening dan biaya hidupnya via smartphone, dibandingkan dahulu yang sifatnya lebih konvesional.

Sehingga tidak dapat terbayangkan apabila keamanan smartphone tercinta Kamu sampai terbobol oleh pihak lain. Yang hal ini akan menjadi masalah serius mengancam hidup Kamu, data-data penting dan rahasia Kamu dapat bocor ke pihak-pihak jahat. Dan bisa-bisa hidup akan langsung miskin mendadak karena uang habis dibobol via smartphone yang hilang, atau data-datanya tercuri.

Perlu diketahui bahwa sistem operasi Android adalah bentuk sistem operasi terbuka yang dikembangkan perusahaan Google. Dengan kebijakan open source pada sistem oprasinya, sebenarnya memiliki hal positif yang mempermudah para developer untuk ikut serta berkontribusi membuat berbagai jenis aplikasi bagi sistem operasi Android, sehingga kalau kita perhatikan ketersediaan aplikasi dan game untuk OS Android jauh lebih banyak dibandinkan dengan OS lainnya.

Akan tetapi dibalik itu terdapat efek negatifnya, dimana karena setiap orang memiliki akses pada source code di sistem operasi Android, maka selain aplikasi berguna yang dibuat, juga ada pihak jahat yang membuat program berbahaya seperti virus dan malware. Untuk itu, sebagai pengguna Androdi, kita perlu untuk menjaga keamanan sistem operasi Android yang dimiliki. Langsung saja berikut di bawah ini beberapa tipsnya:

1. Aktifkan verifikasi dua langkah
Berkenaan dengan hal ini saya akan membahas tentang cara mengamankan Gmail dengan verifikasi dua langkah. Dimana verifikasi dua langkah menjadi metode yang sangat hebat dalam mengamankan akun Google atau Gmail milikmu.

Dengan mengaktifkan metode ini maka ketika login ke akun, Kamu akan masukkan alamat e-mail dan password akun Google seperti biasanya. Setelah itu akan ada langkah tambahan, yaitu  memasukkan kode unik yang dikirimkan berupa SMS ke nomor ponsel milikmi. Metode ini dinilai agak rumit, dimana Kamu biasanya langsung login, maka sekarang harus menunggu SMS dari pihak Google setiap kali akan login.

Adapun manfaatnya yaitu membuat akun Google Kamu menjadi lebih aman. Dimana ketika ada pihak lain yang mengetahu password milikmu, lalu akan membobol akun milkmu, tetapi dia tidak bisa membuka Gmail kamu sebelum mengetahui kode unik yang dikirim ke nomor ponsel Kamu. Untuk mengaktifkan metode verifikasi 2 langkah, caranya:

  1. Login ke Gmail kamu seperti biasa
  2. Lalu klik pada ikon gear (yang ada di kanan atas)
  3. Pilih “Setting”.
  4. Pilih “Accounts and Import”
  5. Pilih pada “Other Google Account Setting”.
  6. Kamu lihat di bagian “”Sign-in & Security””, klik pada opsi “Signing in to Google”.
  7. Lalu lihat di bagian “Password & sign-in method”, klik pada opsi “2-Step Verification”.
  8. Klik “Start setup”.
  9. Masukkan password untuk bisa setting akun Google dengan verifikasi dua langkah.
  10. Masukkan nomor HP milikmu (ini yang nanti akan dikirimi SMS verifikasi setiap login)
  11. Klik “Send code”.
  12. Tunggu beberapa saat hingga Kamu menerima SMS dari Google yang berisi kode verifikasi, Kamu buka SMS-nya. 
  13. Lalu masukkan kode verifikasinya pada tempat yang disediakan
  14. Klik “Verify”.
  15. Hilangkan tanda centang pada tulisan “Trust this computer”
  16. Klik “Next”.
  17. Klik “Confirm”.
  18. Selesai
  19. Dengan begitu akun Gmail disetting untuk login dengan verifikasi dua langkah.

Nah, itulah langkah-langkah untuk setting verifikasi 2 langkah, apabila Kamu sudah memahami metodenya, maka Kamu dapat dengan mudah untuk mengaktifkan Google verifikasi 2 langkah, Kamu tinggal mengikuti langkah-langkahnya, untuk langkah awalnya kunjungi www.google.com/landing/2step

2. Aktifkan fitur Smart Lock
Untuk Kamu yang menggunakan sistem oprasi Android dengan versi 5.0 ke atas maka Kamu akan menemukan fitur Smart Lock di dalamnya. Dimana Kamu tidak lagi perlu menggunakan fitur Lock Screen yang mungkin dinilai mengganggu, pada Smart Lock ada beberapa opsi yang bisa Kamu pilih dan gunakan yaitu Trusted devices, Trusted places, Trusted face, Trusted voice dan On-body detection. Semua fitur tersebut sangat dapat diandalkan dalam menjaga keamanan sistem operasi Android.

3. Gunakan Android Device Manager
Kamu bisa menggunakan aplikasi Android Device Manager untuk menjaga keamanan data di OS Android, dimana kemampuan aplikasi ini adalah mampu menemukan lokasi Android via Chrome. Dengan adanya fasilitas ini membantu Kamu untuk dengan mudah melacak smartphone, sehingga Kamu masih memiliki peluang besar untuk menemukan Android yang hilang.

Untuk bisa menggunakan tips ini maka Kamu perlu memiliki aplikasi Android Device Manager, download di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.google.android.apps.adm

Setelah Kamu memasangnya di Android, maka untuk penggunannya jalankan browser Google Chrome, lalu ketik di kolom search Find My Phone (sebelumnya Kamu perlu login Google Chrome dengan akun Gmail di Android kamu).  Setelah itu Kamu akan diperlihatkan lokasi perangkat Android kamu sekarang.

JANGAN SAMPAI LUPA… untuk selalu memasang aplikasi Android Device Manager di smartphone Android karena untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti Android hilang.

4. Aktifkan Fitur Verify Apps di Android
Untuk pengguna OS Android bersi 5.0 kebawah, atau seperti pengguna Android KitKat dan yang di bawahnya, maka perlu menaktifkan layanan keamanan ini secara manual. Caranya pergi ke menu Settings, pilih Security, lalu Cari Verify Apps dan ceklis di kotaknya tersebut.

5. Install aplikasi dari sumber yang terpercaya
Sebisa mungkin hindari menginstal aplikasi dari sumber yang tidak jelas dan tidak terpercaya, hal itu karena dikhawatirkan di dalamnya terdapat program jahat seperti virus dan malware, yang disusupkan di dalam aplikasi. Sehingga “jangan bermain api” dengan memasang aplikasi dari tempat yang tidak jelas, direkomendasikan standarnya yaitu memasang aplikasi dari tempat resmi Google Play Store. Kalaupun ingin menginstal aplikasi dari luar Google Play Store, maka pastikan dahulu aplikasinya aman, Kamu bisa cari tahu dari pengalaman pengguna lain dalam menggunakan aplikasi tertentu yang ingin Kamu pasang di Android.

6: Enkripsi data milikmu di Android
Sebenarnya penggunaan fitur enkripsi tidaklah rumit, akan tetapi simple. Penjelasan mudahnya tentang cara kerja fitur Enkripsi, yaitu semua data di dalam Smarpthone Kamu dicampur-adukkan untuk orang luar, akan tetapi ketika Kamu sebagai pemiliknya memasukkan passwordnya, maka pengacakan itu menjadi kembali ke tempatnya secara otomatis. Untuk menggunakan fitur ini, caranya yaitu pergi ke Settings, pilih Security, pilih Encrypt Phone.

7. Disarankan menggunakan Bowser Chrome
Pengguna Browser Chrome, disamping memudahkan dalam penggunannya, juga sangat penting dalam hal menjaga keamanan sistem operasi Android, karena browser Chrome memiliki prompt update yang memiliki kemampuan memblokir segala bentuk serangan terdapat keamanan sistem Android. Kemudan Chrome selalu memperoleh update terbaru security patches.

8. Jangan menghubungkan gadget ke jaringan WiFi yang tidak jelas / asing
Hal ini penting untuk diketahui oleh semua pengguna Android, karena sikap yang “tidak berhati-hati” dalam melakukan koneksi ke jaringan Wifi adalah sebuah kekebiasaan buruk bagi pengguna Andorid. Mungkin karena motivasinya adalah ingin internet gratisan.

Apabila ada Hotspot yang tidak jelas asalnya dan tanpa password maka langsung dikoneksikan ke Gadget, tentunya kebiasaan buruk ini dapat berakibat fatal, karena jika Hotspot yang belum terpecaya dikhawatikan akan membuat suatu jebakan, dengan cara menyusupkan program berbahaya seperti malware atau virus. Sehingga disini perlu untuk diinggat, agar selalu hati-hati dalam menggunakan layanan hotspot gratis, pastikan aman terlebih dahulu.

9. Jika kamu ingin melakukan root Android
Pada dasarnya lebih baik menghindari root Android, karena hal itu memberikan cela bagi Kamu dalam memasang aplikasi-aplikasi yang sebenarnya tidak kompatibel dengan perangkat Kamu. Kemudian root yang dilakukan akan membuat sistem akan memberikan akses secara penuh untuk memasukinya, dimana ini akan memberian resiko fatal ketika ada suatu aplikasi yang dipasang ternyata disisipi malware. Sehingga Root tidak direkomendasikan untuk dilakukan.

Jika tetap juga me-root Android milkmu, maka disarankan memasang aplikasi manajemen root yang bagus dan terpercaya seperti SuperSu. Hal ini untuk mencegah bahaya karena resiko keamanan sistem yang lebih longgar akibat Root. Download aplikasi SuperSU di https://play.google.com/store/apps/details?id=eu.chainfire.supersu

10. Gunakan kunci layar
Ini adalah hal yang sangat sederhana untuk dilakukan dalam menjaga keamanan sistem operasi Android, yaitu menggunakan kunci layar (screen lock). Yang berguna agar mencegah orang lain mengakses Amdroid Kamu.

Untuk menggunakan fitur ini, caranya buka Pengaturan, pilih Security Setting, lalu pilih jenis pengamanan, disana ada opsi “Pattern” atau “PIN” (pilih yang Kamu suka metodenya). Setelah berhasil, smartphone akan mengunci secara otomatis, dan perlu dibuka dengan kode yang sudah Kamu tentukan sebelumnya.

11. Gunakan program pengunci aplikasi
Kamu dapat menerapkan perlindung tambahan untuk menjaga keamanan sistem operasi Android dengan bantuan aplikasi pengunci aplikasi seperti Gallery dan Messaging, yang juga berguna dalam untuk melindungi data-data rahasia. Terdapat cukup banyak aplikasi seperti ini yang tersedia di Play Store, dengan fungsi untuk memberikan perlindungan sistem. Adapun cara kerjanya  saat ingin mengakses menu pesan dan dan aplikasi, maka akan dimintai password yang hanya Kamu yang mengetahuinya.

12. Update software Android
Pihak perusahaan Google sebagai pengembang sistem operasi Android, biasanya merilis update software secara rutin, yang tujuannya agar menambah beberapa patch keamanan. Untuk menghidupkan fitur ini, caranya pergi ke menu Setting , lalu pilih About device, pilih System Updates.

13. Biasakan keluar dari akun Chrome setelah browsing
Jangan lupa untuk sign out akun Google setelah Kamu selesai menjelajah internet (browsing) di browser Chrome. Kamu juga dapat menerapkan mode penyamaran. Hal itu karena sistem browser Chrome me-record aktivitas pencarian dan browsing Kamu di internet, yang kemudian akan disinkronisasikan dengan semua akun Google milikmu.

14. Gunakan VPN
Hal ini dilakukan ketika Kamu menggunakan jaringan publik, dimana dengan bantuan aplikasi VPN beruna untuk menjaga keamanan sistem operasi Android tentang apa yang Kamu kirim melalui jaringan. Untuk menggunakan layanan VPN di Android, yaitu pergi ke pengaturan, lalu pilih fitur “More”, masuk ke fitur VPN, kemudian pergi ke “Wireless Connections and Networks”, disana Kamu centang pada opsi “Always-on VPN”, lalu pilih jaringan dengan mematikan sinkronikasi otomatis.

15. Disarankan hentikan Penggunaan Notifikasi
Hal itu karena walaupun Android dalam kondisi terkunci, notofikasi akan tetap muncul di layar. Dimana mungkin isi notifikasi bisa berupa kode sekali pakai sebagai konfirmasi transaksi, dan berbagai pemberitahuan dan data yang rahasia lain.

Tetapi tidak terdapat sistem pusat notifikasi yang dapat mengatur dan memilah jenis notifikasi sensitif atau tidak,  sehingga Kamu dapat memilih opsi untuk menghentikan penggunaan notifikasi sekaligus. Yang dengan begitu, bisa semakin mencegah pihak lain melihat notifikasi rahasia di ponsel Android Kamu.

16. Pertimbangkan membatasi akses Google pada Akun
Hal ini perlu dibahas karena kekhawatiran akan kebocoran informasi akun Google, yang itu menyebabkan penjahat siber bisa mengakses pesan Adan informasi rahasia Kamu, selain itu bisa mengetahui lokasi yang pernah Kamu kunjungi, melihat foto dan kontak milikmu, serta banyak hal lainnya.

Untuk meminimalisirnya bisa dengan menghentikan akses Google pada Android milikmu, caranya pergi ke Google Setting, pilih My Location, setelah itu Kamu hentikan fungsi Sending Geolocation Data dan History of Location. Adapun pada fitur Search and Tips maka Kamu bisa menghentikan penggunaan Google Now, kalau memang fitur seperti ini tidak terlalu dibutuhkan.

17. Gunakan aplikasi gratis untuk menjaga keamanan sistem operasi Android

Kegunaannya untuk menjaga perangkat Android dari proram berbahaya seperti malware. Hal penting yang perlu diketahui bahwa kita hanya perlu memasang satu aplikasi keamanan saja, karena jika lebih dari satu maka akan membuat Android lambat, berikut beberapa aplikasi gratis untuk menjaga keamanan sistem operasi Android (pilih salah satu saja):

360 Mobile Security
360 Mobile Security dikembangkan oleh developer asal China yang bernama Qihoo. Kemampuannya adalah mendeteksi dan menghapus semua malware di Android, lalu mampu memberikan perlindungan real-time, scan dan menghapus file “sampah” yang tidak berguna, memblokir panggilan telepon dan SMS dari nomor yang tidak Kamu inginkan, dan fitur perlindungan anti pencurian.

Ukuran 360 Mobile Securit cukup kecil, sehingga hanya memakan sedikit RAM di sistem Android. Download Qihoo 360 Security secara gratis di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.qihoo.security&hl=en

CM Security
CM Security juga memberikan paket all-in-one dalam menjaga keamanan sistem operasi Android.
Kemampuan CM Security yaitu memblokir panggilan telepon yan tidak diinginkan, fitur pendeteksi lokasi perangkat Android, fungsi Lock untuk mengunci perangkat tanpa menghapus data di dalamnya. Download CM Security secara gratis di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleanmaster.security&hl=en

Avast Mobile Security & Antivirus
Avast sebelumnya sangat populer sebagai antivirus untuk perangkat PC, dan sekarang support untuk perangkat mobile. Beberapa fiturnya yiatu scan program jaaht seperti malware dan virus dengan kuat dan akurat, scan secara manual, setting waktu pemindaian otomatis, fitur anti pencurian (ada pada aplikasi tambahan Avast Anti-Theft), fitur SMS Remote Control, fitur penguncian aplikasi, backup data, fitur untuk blokir SMS dan telepon, Firewall untuk memproteksi koneksi dari serangan malware, Network Meter untuk mengetahui banyaknya penggunaan data jaringan.

Dowload Avast Mobile Security & Antivirus untuk Android secara gratis di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.avast.android.mobilesecurity&hl=en

Avira Antivirus Security
Untuk bisa menggunakan Avira Antivirus Security maka Kamu akan diminta untuk memiliki sebuah akunnya, agar bisa membuat akun hanya dengan modal alamat email saja. Dengan memiliki akunnnya maka Kamu bisa login ke aplikasi web punya Avira.

Beberapa kemampuan dari Avira Antivirus Security yaitu scan yang detail sehingga waktu prosesnya lumayan lama dibandingkan program lainnya, fitur anti pencurian untuk mendeteksi lokasi perangkat Android, mengunci perangkat guna menghindari tangan-tangan “tidak beradab”, fitur Identity Safeguard untuk scan semua keamanan kontak, sehingga saat alamat email dan passwordnya teman Kamu dijebol oleh pihak tertentu maka, Avira dengan kecanggihannya memberi Kamu pilihan memberi tahu teman yang akun atau emailnya dijebol pihak lain.

Download Avira Antivirus untuk Android secara gratis di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.avira.android&hl=en

Eset Mobile Security
Kemampuannya adalah memberikan perlindungan dari serangan program jahat malware dan virus dan fitu anti pencurian yang dapat mendeteksi lokasi perangkat Android yang hilang. Untuk fitur lebih maka hanya bisa didapatkan dengan melakukan upgrade. Download Eset Mobile Security versi gratis untuk Android di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.eset.ems2.gp&hl=en
Terima Kasih Atas kunjungan anda di halaman  17 Tips Menjaga Keamanan Sistem Operasi Android, Jangan lupa untuk Membookmars Halaman ini jika  17 Tips Menjaga Keamanan Sistem Operasi Android berguna untuk anda.